Predikatnews.com

Cepat dan Akurat

Bupati Bersama Muspida Tulang Bawang Sambut Kepulangan 223 Jamaah Haji 1447 H

Tulang Bawang, Predikatnews.com,- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sambut kepulangan jamaah haji asal tulangbawang tahun tahun 1447 H/2026 M sebanyak 223 Orang tiba dengan selamat di tanah air. Penyambutan dilakukan langsung oleh Bupati Drs. Qudrotul Ikhwan beserta unsur Muspida dan jajaran perangkat daerah. Bertempat di Halaman Islamic Center Menggala, Kabupaten setempat. Senin, (15/6/26).

Tahun ini total jamaah yang berangkat 230 orang, yang sudah tiba hari ini sebanyak 223 jamaah dan 1 orang meninggal meninggal dunia saat melaksanakan ibadah di Tanah Suci asal Kampung Bakung Rahayu Kecamatan Gedung Mengeng bernama Ahmad Fadil umur 93 tahun langsung dimakamkan di Makkah. Dan yang 6 jamaah lainnya dijadwalkan tiba di tanah air tanggal 29 Juni 2016.

Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah daerah telah memberikan bantuan dan dukungan untuk tahlilan, keada keluarganya. Hal ini disampaikan Bupati saat memastikan tindak lanjut penanganan, kepedulian pemerintah kepada jamaah dan keluarga jamaah yang ditinggalkan.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami sudah berikan perhatian. Kepala Dinas Sosial sudah saya perintahkan untuk mendatangi rumah duka, menyampaikan belasungkawa resmi dari Pemkab, mengirimkan karangan bunga, serta memberikan bantuan sebagai tanda kepedulian. Semua sudah dilaksanakan,” terangnya.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa menyambut kepulangan jamaah haji asal Tulang Bawang tiba dengan keadaan sehat dan selamat ditulangbawang dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga sanak saudara dan tetangganya. Sebenarnya ada dua kloter yang berangkat, dan yang terbanyak adalah Kloter 18 dengan jumlah 224 orang,” ujar Bupati yang akrab disapa Udo.

Lebih lanjut Bupati juga berharap Ke depan, agar kuota haji untuk Tulang Bawang dapat ditingkatkan. Hal ini mengingat masa tunggu keberangkatan jamaah saat ini masih terbilang lama, berkisar 20 hingga 26 tahun.

“Kita berharap kuota haji daerah kita bisa terus bertambah agar waktu tunggu tidak terlalu panjang. Selain itu, pesan saya kepada jamaah yang baru pulang: jaga konsistensi ibadah. Jika selama di Tanah Suci rutin ke Masjidil Haram, maka di sini tetaplah rutin ke masjid atau musalla untuk salat berjemaah,”ucapnya berharap.

Ia juga mengingatkan agar nilai persaudaraan yang didapat selama menunaikan ibadah ditanah suci dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pengalaman di sana mengajarkan kita bahwa meski berbeda suku dan daerah, kita tetap bersatu dalam ukhuwah Islamiyah. Semoga semangat itu bisa ditularkan kepada keluarga dan tetangga, saling mengingatkan dalam kebaikan dan menjauhi hal yang buruk,” pungkasnya.
(Sanjaya)

Loading

Verified by MonsterInsights