Predikatnews.com

Cepat dan Akurat

Warga Ringinrejo Sukses Buat Olahan Sari Belimbing

Bojonegoro, Predikatnews [Jatim] – Warga desa Ringinrejo sukses bikin olahan sari belimbing.

Dia adalah Sumiyati, wanita 55 tahun yang terus melakukan berbagai inovasi dalam mengolah potensi alam sekitarnya.

Sumiyati memanfaatkan potensi belimbing yang melimpah di desanya untuk dijadikan minuman sari belimbing.

Buah itu sangat menyegarkan jika dikonsumsi pada siang hari. Kesegarnya mampu menghilangkan rasa dahaga di tenggorokan.

Sumiati telah memproduksi minuman sari blimbing sejak 2014 atau 8 tahun lalu. Ia mengolah belimbing menjadi minuman di rumahnya.

“Saya sudah memproduksi 8 tahun lalu.” ungkap Sumiati, warga kecamatan Kalitidu itu.

Kata dia, bahan baku untuk produksi minuman tersebut setiap harinya didapatkan dari tetangga dan agro wisata petik belimbing yang ada di desanya.

“Bahan bakunya dari warga atau agro wisata, satu kilogram saya beli Rp8.000.” terangnya.

Dalam sehari dia mampu memproduksi 50 hingga 100 botol sirup sari belimbing.

Untuk proses produksinya tidaklah rumit. Sebelum diolah puluhan buah belimbing dicuci bersih dengan air setelah itu baru dikupas satu persatu.

Kemudian belimbing dipotong-potong menjadi beberapa bagian berukuran kecil dan diblender hingga halus.

Habis proses tersebut di atas masuk pada proses penyaringan dan ampasnya dibuang.

Selanjutnya, sari buah blimbing dimasukkan ke dalam panci dalam keadaan kompor menyala dan dibutuhkan waktu 30 menit untuk merebusnya.

“Satu kilogram blimbing bisa menghasilkan tiga botol berukuran 800 mililiter sirup,” jelasnya.

Sari buah belimbing yang telah matang tersebut siap dimasukkan ke dalam botol dan dipercantik dengan label minuman sari blimbing “Matoh”.

Olahan minuman miliknya dibandrol mulai harga Rp1.000 untuk kemasan cup mini hingga Rp20.000 kemasan botol besar.

Yang tidak kalah menarik produksi penjualannya telah merambah hingga luar kota, baik secara offline maupun online.

“Alhamdulillah pemesanan sudah sampai luar kota hingga saat ini,” ujar Sumiyati.

Di tengah pandemi covid ini, Ibu dua anak tersebut berharap kedepan produk lokal yang digeluti akan terus berkembang.

Terlebih bagi para pelaku UMKM maupun IKM di Kabupaten Bojonegoro. [N25].

Loading

Verified by MonsterInsights