Bojonegoro, PredikatNews [Jatim] – Sundari, salah seorang pemilik lahan jambu kristal berkata setiap harinya pengunjung berdatangan untuk memetik jambu kristal.
“Dari Bojonegoro, Surabaya, Madura maupun Pati sering datang kemari merasakan sensasi memetik jambu kristal dari agro wisata.” kata Sundari, pada Senin 22 Maret 2021 siang.
Kata dia, Jambu Kristal yang dijualnya seharga Rp12.500 per-kilogram.
Sebelum pandemi pernah sehari omzet dia mencapai 2 juta rupiah, tapi kini rerata 1 juta rupiah.
Saat ini, agrowisata petik jambu kristal di Desa Padang, Kecamantan Trucuk memasuki musim panen.
Tempat wisata itu mulai ramai dikunjungi wisatawan.
Sekitar lima tahun yang lalu, lahan itu merupakan ladang jagung.
Kemudian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan bantuan bibit jambu kristal bagi sejumlah petani di desa tersebut.
Kini, di tahun 2021 bantuan bibit jambu kristal berkembang dan telah dimanfaatkan para petani yang menanamnya di lahan 17 hektare.
Agrowisata itupun kemudian berkembang seperti spot sepeda tarik hingga gazebo untuk bersantai para pengunjung.
Setiap hari para pengunjung dari dalam maupun luar Bojonegoro berdatangan menikmati keindahan bendungan Gerak.
Sekaligus merasakan sensasi memetik jambu kristal langsung dari pohonnya.
Mila Andriani pengunjung asal Kecamatan Baureno mengaku baru pertama mengunjungi sekaligus merasakan sensasi petik jambu kristal langsung dari agro wisata.
Sembari melihat betapa indahnya nuansa bendungan gerak saat pagi hari.
“Baru kali ini berkunjung, penasaran saja bagaimana sensasi memetik jambu kristal langsung dari pohonnya.” pungkasnya. [P25].
![]()

Berita Lainnya
Fraksi Demokrat DPRD Tubaba Ikuti Bimtek Nasional dan HUT ke-25 Partai Demokrat
Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Semarakkan Pajak Bertutur 2026
Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Mantan Napiter Lampung Ikuti Upacara dan Gelar Tasyakuran