Aceh Besar, PredikatNews – Banyak negara yang membatasi aktivitas warganya di ruang publik dan meminta masyarakat melakukan semua aktivitas di rumah masing-masing bila tidak perlu sekali cukup diam di rumah (stay at home).
Protokol Kesehatan (Prokes) menjadi kewajiban bagi masyarakat, seperti penggunaan masker, rajin cuci tangan serta menjaga jarak (physical distancing).
Mengurai dan menyelesaikan dampak pandemik Covid-19 tidak dapat dikerjakan sendiri-sendiri, baik oleh pemerintah ataupun masyarakat.
Semua pihak harus dapat bekerjasama dan bahu-membahu menyelesaikan persoalan yang dihadapi seperti saat ini.
Oleh karena itu, dibutuhkan perekat sosial yang disepakati bersama untuk menjamin keberlangsungan penataan kehidupan yang sesuai dengan standar kesehatan.
Dalam hal ini, Pancasila dengan semangat gotong-royong adalah satu-satunya pilihan bagi masyarakat Indonesia yang kita jaga kelestariannya.
Gotong-royong adalah merupakan pengamalan Pancasila sila KETIGA dan KELIMA. Sila ketiga berbunyi PERSATUAN INDONESIA, tanpa adanya persatuan mustahil akan terlaksana gotong-royong dan juga kerja bakti.
Seperti halnya yang dilakukan Serma Suharto beserta 4 orang anggota Koramil 05/Masjid Raya Kodim 0101/BS bergotong-royong bersama masyarakat untuk melaksanakan pembangunan Meunasah Al Ikhlas yang letaknya di Desa Meunasah Mon Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (29/8/2020).
Dengan semangat dan jiwa kekeluargaan, mereka tampak bahu-membahu bersama masyarakat dalam melaksanakan pembangunan Meunasah Al Ikhlas tersebut, yang dimulai dari menggali Parit, megangkat Material dan pengecoran pada tiang Meunasah.
Dalam pembangunan Meunasah tersebut diharapkan akan terbentuk sinergitas semua komponen masyarakat dengan TNI sekaligus sebagai sarana ibadah dalam meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT.
Untuk itu kegiatan gotong-royong ini merupakan satu di antara metode pembinaan teritorial, dimana sangat penting menjaga komunikasi dan hubungan yang harmonis antara TNI dengan rakyat, dan juga semata-mata untuk menjalin sinergitas guna mempererat persatuan dan kesatuan.
Kegiatan gotong-royong ini sudah terjalin sangat baik dimasarakat dan harus dijaga serta dipertahankan, untuk itu dalam kondisi seperti saat ini, solidaritas keharmonisan dalam bermasyarakat adalah kekuatan yang nyata demi menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa agar tetap utuh dan tetap tegaknya NKRI dari Sabang sampai Merauke.
![]()

Berita Lainnya
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Kodim 0806/Trenggalek Gelar Upacara HUT ke-81 TNI
Tasyakuran HUT ke 81 TNI, Kodim Ponorogo Adakan Baksos dan Makan Gratis