Bojonegoro, PredikatNews – Pemkab Bojonegoro menggelontorkan dana Rp 13,02 miliar untuk pengadaan sarana Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) dan meubelair pendidikan.
Program tersebut untuk menunjang Pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) jenjang SMP gelombang l dan ll sebagai pengganti ujian nasional (UN) sesuai dengan peraturan menteri.
“Hal ini sesuai peraturan menteri, AN sebagai pengganti UN yang merupakan program penilaian terhadap mutu setiap lembaga pendidikan pada jenjang dasar dan menengah.” Jelas Plt Kepala Diknas Kabupaten Bojonegoro Lasiran Jum’at (9/10/2021).
Menurut Lasiran, Asesmen Nasional terssbut bertujuan untuk mengukur literasi, numerasi, dan survei karakter siswa dan survei lingkungan bagi guru serta kepala sekolah.
Sedangkan Pelaksanaan Asesmen Nasional di jenjang SMP dibagi menjadi 2 gelombang, yakni, gelombang l dilaksanakan tanggal 4 s/d 5 Oktober 2021 dan gelombang ll tanggal 6 s/d 7 Oktober 2021
“Pelaksanaan Asesmen Nasional jenjang SMP berjalan lancar dengan diikuti oleh siswa kelas VIII sejumlah 3.585 siswa,” terang Lasiran.
Lasiran menjelaskan untuk gelombang II, total SMP yang mengikuti AN sejumlah 107 SMP yang meliputi 49 SMP Negeri, 6 SMP satu atap, dan 52 SMP swasta.
Sementara itu, untuk menunjang pelaksanaan AN, Pemkab Bojonegoro melakukan pengadaan sarana penunjang TIK beserta meubelair di 35 SMP yang terdiri atas 22 PC, 1 server, 1 set LAN dan 150 meja kursi setiap lembaga dengan rincian Rp10,8 miliar untuk pengadan unit komputer dan Rp2,1 miliar untuk pengadaan mebelair.
“Membuat pelaksaan AN lancar, nyaris tidak ada kendala,” ungkapnya.
Ia juga berharap AN dapat diikuti dengan baik oleh para siswa kelas VIII, serta bapak ibu guru dan kepala sekolah dengan tanpa kendala akibat sarana penunjang.
Hal ini menurutnya, akan membawa titik tolak terhadap program peningkatan Mutu pendidikan setelah hasil AN diberikan oleh kemendikbudristek kepada Dinas Pendidikan untuk kemudian di tindak lanjuti dengan berbagai program sesuai dengan kelemahan serta rekomendasi hasil AN.
“Pada akhirnya hal ini akan meningkatkan IPM Bojonegoro,” pungkasnya.
![]()

Berita Lainnya
Kenali Tanda Bahaya Stroke, dr. Zam Zanariah: Jangan Tunggu Gejala Hilang, Segera Bawa ke Rumah Sakit
Lulusan IT Bisa Berkarir Luas, Alumni Sistem Informasi Unggul IIB Darmajaya Ini Jadi Teller Bank BJB
Fraksi Demokrat DPRD Tubaba Ikuti Bimtek Nasional dan HUT ke-25 Partai Demokrat