JAKARTA, PredikatNews – Proses seleksi rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat dilakukan secara selektif, obyektif dan transparan untuk mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbaik, memiliki militansi yang tinggi dan memenuhi aspek kriteria persyaratan yang ditentukan.
Hal tersebut disampaikan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani., S.Sos. S.H. M.Han., saat pengarahannya di hadapan 29 orang peserta sidang parade seleksi penerimaan calon Taruna Akademi Militer (Catar Akmil) Tahun Anggaran 2020 Sub Panitia Daerah Nusa Tenggara Barat (Sub Panda NTB) yang digelar di Gedung Sudirman, Makorem 162/WB, Mataram, NTB, Senin (13/7/2020).
Dalam rilis tertulis Penerangan Korem 162/WB, sejak tanggal 2 – 12 Juli 2020, para peserta telah mengikuti beberapa tahap seleksi tingkat pertama yang terdiri dari pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, seleksi kesegaran jasmani dan postur.
Danrem menyampaikan, TNI Angkatan Darat selalu berupaya untuk memperbaiki SDM dan kualitas prajurit. Oleh karena itu, pimpinan TNI Angkatan Darat memberikan atensi yang sangat besar terhadap peningkatan kualitas SDM secara dini melalui tahap penyaringan yang meliputi aspek administrasi, kesehatan, mental ideologi, psikologi, dan kemampuan jasmani guna memperoleh calon prajurit yang potensial, cerdas dan memiliki integritas kepribadian serta kemampuan fisik yang prima dan mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI di masa depan.
“Untuk mendapatkan kriteria yang telah ditetapkan, maka dalam setiap proses penyaringan dilaksanakan secara selektif, obyektif dan transparan,” ucapnya.
Lebih lanjut Danrem menjelaskan, obyektivitas dalam proses seleksi rekritmen prajurit TNI Angkatan Darat harus dijadikan sebagai acuan utama, sehingga dalam kegiatan sidang parade ini dapat menghasilkan keputusan yang adil, jujur, obyektif, transparan dan akuntabel.
“Kita hanya menginginkan calon berkualitas, memenuhi persyaratan dan yang terbaiklah berhak untuk dinyatakan lulus,” tegasnya.
Terkait hal tersebut, Danrem mengungkapkan bahwa dari 29 peserta seleksi Sub Panda NTB yang diparadekan hari ini, akan dipilih 24 orang terbaik untuk mengikuti seleksi tingkat Panda Kodam IX/Udayana bersama dengan peserta seleksi lain yang berasal dari Bali dan NTT.
“Tentunya akan menjalani pemeriksaan yang lebih ketat, berkompetisi dengan pesaing-pesaingnya dari daerah lain untuk lolos ke seleksi tingkat pusat di Akmil Magelang,” imbuh Danrem.
Melalui sidang parade ini, Danrem berharap nantinya dapat menyaring dan menghasilkan calon-calon Taruna Akmil terbaik yang benar-benar memiliki kualitas dan memenuhi semua aspek persyaratan yang ditetapkan oleh pimpinan TNI.
“Saya berharap, anda yang terpilih menjadi duta NTB dapat bersaing ketat dengan peserta-peserta dari daerah lain pada seleksi tahap berikutnya di tingkat Panda dan tingkat pusat, “ pungkasnya (Dispenad)
![]()

Berita Lainnya
Fraksi Demokrat DPRD Tubaba Ikuti Bimtek Nasional dan HUT ke-25 Partai Demokrat
Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Mantan Napiter Lampung Ikuti Upacara dan Gelar Tasyakuran
Reses di Daya Sakti, Edi Anwar Siap Kawal Pembangunan Jalan Dan Kesejahteraan Mudin