Predikatnews.com

Cepat dan Akurat

Kapolres Bojonegoro Sampaikan Perkembangan Covid-19 di Wilayah Jawa Timur

Bojonegoro, PredikatNews (Jatim) – Pandemi virus corona penyebab Covid-19 masih belum berakhir. Bahkan, terus menunjukkan peningkatan diberbagai kabupaten di Wilayah Jawa Timur.

Sementara, di Wilayah Kabupaten Bojonegoro sendiri termasuk kategori Zona Merah, peringkat ke-7 beradasarkan data persebaran Covid-19 Provinsi Jawa Timur.

Kapolres Bojonegoro menyampaikan bahwa perkembangan Covid-19 di Wilayah Jawa Timur kembali menjadi sorotan pemerintah karena ada beberapa kabupaten kembali Zona Merah.

Oleh sebab itu himbauan dan langkah tegas dilakukan dengan mengeluarkan larangan berkerumun dan perayaan tahun baru di tempat umum.

Lebih dari itu, dari pihak Pemkab juga mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan jam malam dan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Libur Natal dan Tahun Baru.

Untuk ditingkat Polsek segera meningkatkan Operasi Yustisi dengan menindak tegas dengan humanis kepada masyarakat saat beraktivitas di luar yang tidak menggunakan masker dan berkerumun.

Selain itu akan dilakukan rapid test apabila reaktif segera dilakukan penanganan isolasi mandiri dengan pengawasan tim gugus tugas penanganan Covid-19 tingkat desa.

“Untuk saat ini tidak ada toleransi bagi pelanggar protokol kesehatan, kedapatan tidak menggunakan masker dan berkerumun akan kita lakukan penindakan untuk mengikuti sidang.

Selain itu, juga dilakukan rapid test ditempat apabila hasil test reaktif dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan untuk dilakukan isolasi dengan pengawasan tim gugus tugas penanganan Covid-19 tingkat desa,” jelas AKBP EG Pandia di Mapolres, Kamis (31/12/2020).

Para Kapolsek diharapkan memonitor perkembangan wilayahnya dan segera melakukan Patroli dan himbuan kepada masyarakat untuk melarang melakukan kegiatan.

Disamping itu, tidak ada konvoi atau arak-arakkan yang dapat berpotensi menimbulkan kerumunan, apabila ada akan ditindak secara tegas sesuai aturan yang ada.

Tim gugus tugas penanganan Covid-19 akan memberlakukan penerapan jam malam berdasarkan Surat Edaran Bupati Bojonegoro pada pukul 20.00 sampai dengan 04.00 Wib.

Malam pergantian tahun baru hendaknya dilakukan dengan cara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Seperti tetap berada di rumah atau stay at home dan tidak membuat pesta dengan mengumpulkan banyak orang serta lebih baik banyak berdo’a agar wabah Covid-19 cepat selesai.

“Untuk masyarakat dalam menyambut tahun baru ini agar tetap Stay At Home dan tidak ada pesta atau berkerumun, lebih baik berdo’a agar pandemi cepat berakhir,” ucap mantan Kapolres Tulung Agung.

Pandia menyatakan, himbuan yang dikeluarkan semata-mata untuk menjaga masyarakat Bojonegoro agar tetap selalu sehat dan terhindar dari penularan Covid-19.

“Imbuan ini dikeluarkan demi kebaikan bersama dan mencegah penyebaran Covid-19 yang memungkinkan munculnya klaster baru,” pungkas Pandia. (P25).

Loading

Verified by MonsterInsights