Bojonegoro, PredikatNews (Jatim) – Bupati Anna Mu’awanah membuat buku berisikan gebrakan baru dua tahun memimpin Bojonegoro.
Buku itu diterbitkan oleh Dinas Kominfo setempat dan mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan saat dibedah pada Sabtu (6/2/2021) kemarin.
“Buku itu berjudul Mendesain Bojonegoro Modern.” jelas Masirin, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Rabu 10 Februari 2021.
Acara itu berlangsung di Rumah Aspirasi, Jalan Dr Soetomo Bojonegoro. Menurut Masirin, bupati sangat mengapresiasi karya Dinas Kominfo itu.
“Modern yang maksud di sini seperti adanya jaringan internet, akses jalan yang bagus serta birokrasi yang tidak ribet,” katanya.
Makna modern yang paling penting adalah modern secara pemikiran, karena jika masyarakat tidak bisa membuka pemikiranya maka akan makin sulit membangun Bojonegoro yang modern.
Untuk membangun Bojonegoro modern, hal pertama yang paling penting adalah mengubah mindset masyarakat dari hal yang terkecil, seperti sikap kedisipilinan, patuh dan teratur.
Jika ketiga sikap tersebut sudah termindset ke masyarakat, maka pemerintah dapat menentukan kebijakan yang tepat bagi warganya.
Selain itu, beberapa capaian yang dilakukan pemkab tidak hanya hasil kerja keras dari bupati saja.
Melainkan kerja bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Kedepan, pemkab akan terus menyisir mana saja sektor yang harus diperkuat dan ditingkatkan lagi disemua sektor.
Mulai dari sektor infrastruktur, sarana dan prasarana, sektor kesehatan, sektor pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih baik.
Menurut salah satu narasumber bedah buku, Dr. Mundzar Fahman, penerbitan buku ini sangat bagus sebagai salah satu bentuk kreatifitas pemerintah sekarang ini.
Upaya yang dilakukan pejabat pemerintah dalam membangun Bojonegoro, perlu didokumentasikan.
“Kalau perlu disebarluasakan agar masyarakat tahu persis apa capaian-capaian yang dilakukan oleh pemkab tentunya,” ucap dia.
Dengan waktu 3 tahun masa jabatan mendatang, selain meningkatkan kerja sama dan kolaborasi antar OPD.
“Masyarakat harus mengubah mindset agar lebih mengutamakan kedisiplinan, kepatuhan dan tertib serta teratur terhadap aturan-aturan,” pungkas Dosen Universitas Sunan Giri Bojonegoro tersebut.
Acara bedah buku berjalan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Saat itu hadir pula Sekda Nurul Azizah, Kadis Kominfo Kusnandaka Tjatur, sejumlah ketua Partai di Bojonegoro, Budayawan, Ormas, perwakilan Badan Eksekutif Masyarakat (BEM) se-Kabupten Bojonegoro, serta perwakilan media. (P25).
![]()

Berita Lainnya
Lulusan IT Bisa Berkarir Luas, Alumni Sistem Informasi Unggul IIB Darmajaya Ini Jadi Teller Bank BJB
Fraksi Demokrat DPRD Tubaba Ikuti Bimtek Nasional dan HUT ke-25 Partai Demokrat
Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Mantan Napiter Lampung Ikuti Upacara dan Gelar Tasyakuran