Predikatnews.com

Cepat dan Akurat

Bupati Mesuji Resmikan Pengerjaan Objek Wisata Religi

Mesuji, PredikatNews (Lampung) – Untuk mendongkrak pendapatan asli daerah kabupaten Mesuji melalui pariwisatanya, Bupati Mesuji, Saply TH, meresmikan mulainya pengerjaan Masjid agung dan Objek wisata Religi di kabupaten Mesuji.

Awal pengerjaan yang di lakukan di tandai dengan dibunyikannya sirine serta peletakan tiang pancang Masjid Agung dan wisata religi di kabupaten Mesuji oleh Bupati Mesuji, wakil Bupati Mesuji, DPRD Mesuji, Sekda Mesuji, dan forkopimda Mesuji. Jum’at (25/02/2021). Di Desa Wira Bangunan, Kecamatan Simpang Pematang.

Hadir dalam Acara peresmian peletakan tiang pancang pembangunan masjid agung dan wisata religi tersebut, Wakil Bupati Mesuji Haryati chandralela, Sekda Mesuji Syamsuddin, anggota DPRD Mesuji Parsuki, Dandim 0426 Tuba, Kapolres Mesuji, sisten, staf ahli Bupati Mesuji, organisasi perangkat daerah, serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam Sambutannya, Bupati Mesuji Saply TH mengatakan, Perlu diketahui bahwa Proyek pembangunan Masjid Agung dan Wisata Religi ini dibangun pada lahan seluas 92.128 meter persegi di Jalan Lintas Sumatera Desa Wira Bangun dan akan menghabiskan anggaran kurang lebih 73 milyar dengan dana yang bersumber dari APBD-P 2020, APBD dan APBD-P 2021 dengan metode pengerjaan multiyears yang akan berlangsung hingga tahun 2022.

“Proyek ini memiliki arti penting bagi kabupaten Mesuji, hal ini relevan dengan Kabupaten Mesuji yang merupakan daerah yang majemuk. Dan masjid dan tempat wisata religi ini dapat menjadi simbol keislaman yang ramah, keislaman yang moderat yang menjadi pilar keberagaman Kabupaten Mesuji. mengingat sektor pariwisata semakin penting dewasa ini dan dapat menjadi pendongkrak Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mesuji.” Ujar Bupati Mesuji.

Lanjut Bupati Mesuji, “Oleh sebab itu saya ingin menyampaikan beberapa pesan diantaranya : Rencana yang begitu baik, desain yang begitu indah tadi jangan mengabaikan keramahan dan kelestarian lingkungan. Justru eco-tourisms, kepariwisataan yang berdimensi lingkungan itu menjadi sangat penting, Hormati nilai-nilai lokal, hormati nilai-nilai agama, dan nilai adat istiadat setempat. Dengan demikian melalui pengaturan yang baik sedemikian rupa maka pariwisata berkembang, ekonomi berkembang, penghasilan rakyat meningkat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan nilai-nilai adat lokal. Libatkan penduduk lokal jangan sampai lima tahun. Sepuluh tahun atau lima belas tahun lagi disaat tempat ini berkembang baik, penduduk disekitar sini tidak mendapat kesejahteraan yang layak.” Ucapnya.

Bupati Mesuji juga berharap pada saat tempat tersebut jadi nantinya, harus dapat menjaga agar tetap berseri dan indah dan berikan pelayanan yang ramah kepada para pengunjung yang datang. (P)

Loading

Verified by MonsterInsights