Bojonegoro, PredikatNews (Jatim) – Kini, para pedagang pasar Desa Kepohbaru mulai berjualan kembali.
Mereka menempati lokasi sementara di sisi Selatan pasar pasca kebakaran beberapa hari lalu.
Pasalnya, mereka sekarang belum bisa berjualan di dalam pasar akibat kebakaran yang telah menghanguskan ratusan kios, lapak dan toko yang biasa mereka tempati.
Demikian dijelaskan oleh Sri Nurma Arifa, Camat Kepohbaru, pada Rabu 24 Februari 2021 dikutip dari laman bojonegorokab.go.id.
Kata dia, untuk sementara para pedagang direlokasi di jalan utara masjid menuju Madrasah Tsanawiyah atau selatannya pasar.
“Saat ini, para pedagang berjualan di sisi selatan pasar, sampai pasar dibersihkan dan dapat ditempati lagi,” ucap Sri Nurma Arifa.
Pada hari ini dilakukan pembersihan kios dan lapak dari sisa-sisa kebakaran oleh pedagang dan dibantu warga setempat.
Setelah pembersihan selesai semuanya, para pedagang boleh berjualan lagi di dalam pasar.
Hngga saat ini belum bisa memastikan secara lengkap berapa kerugian akibat kebakaran pasar tersebut.
Namun dari data Pemerintah Desa Kepohbaru, kerugian ditaksir hingga Rp10 miliar.
Maka dari itu, hingga saat ini pihaknya terus melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Seperti pemkab melalui Dinas Perdagangan, perwakilan pedagang, dan lembaga pemberdayaan masyarakat desa (LPMD).
Para pedagang diberi kesempatan bagi yang mempunyai kios untuk membersihkan barang dan memanfaatkan barang yang diselamatkan.
Selain itu, untuk keperluan lainnya sementara dipinjamkan dari bekas tempat penampungan sementara (TPS) pasar Sroyo.
Pemerintah desa sudah mengajukan proposal ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk pembangunan pasar. (P25).
![]()

Berita Lainnya
Korem 081/DSJ Targetkan 2.145 Koperasi Merah Putih Terbangun di Wilayah Teritorial
Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra Ajak Prajurit Jauhi Judi Online dan Jaga Etika Digital
Pengamanan Humanis TNI–Polri Pastikan Keamanan Wisatawan Pantai Prigi