Bojonegoro, PredikatNews [Jatim] – Pemkab Bojonegoro rapat koordinasi pada Senin 22 Maret 2021 sore.
Dalam rangka optimalisasi persiapan evaluasi penilaian anugerah parahita ekapraya [APE] dan kabupaten layak anak [KLA].
Rapat koordinasi dilaksanakan di creative room gedung pemkab lantai 6 pada Senin 22 Maret 2021 sore.
Acara dipimpin sekda, dan diikuti para staf ahli bupati, asisten sekda, serta 32 kepala OPD jajaran pemkab.
Menurut Sekda, Nurul Azizah, terkai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat [PPKM] Bojonegoro masuk zona Kuning dan diharapkan segera ke zona Hijau.
Dengan adanya vaksinasi termasuk PPKM di 430 desa/kelurahan bisa menunjukkan upaya pihaknya dalam rangka pemutusan mata rantai covid bisa berhasil.
Terkait persiapan adanya verifikasi lapangan dalam penghargaan APE, hingga saat ini pemkab telah 3 kali menerima penghargaan itu dengan predikat Tingkat Madya secara berturut-turut.
Sekda meminta semua OPD melihat atau mengecek informasi indikator yang sudah masuk di aplikasi, apakah data dukung sudah sesuai harapan.
Harapannya nanti saat verifikasi lapangan, data-data yang sudah masuk sejak awal sampai dengan 15 Maret sudah diupload data-datanya.
“1 April nanti akan dilaksanakan verifikasi lapangan.” kata Nurul, sapaan akrabnya.
Harapan bupati, lanjut Nurul, pemkab harus mendapatkan penghargaan tersebut karena sudah tiga kali diraih.
Sehingga ditahun ini, inovasi dan pelaksanaannya sudah berkembang dengan baik dan harapannya meraih penghargaan Tingkat Utama.
Kata Sekda terkait APE, data dukung yang sudah diupload tidak bisa diubah.
Yang bisa dilakukan adalah melengkapi data dukung saat verifikasi lapangan 1 April nanti.
Saat itu, bupati akan memberi paparan dan data dukung dari seluruh OPD yang mengikuti.
Sedangkan terkait KLA pengisian kuesioner dimulai 15 Maret sampai dengan 2 April tahun ini.
Pihak Pemkab Bojonegoro juga telah mendapatkan penghargaan KLA.
Pengisian kuesioner akan dijelaskan fasilitator sekolah ramah anak tiingkat nasional, Bekti Prastyani, asli orang Bojonegoro.
Harapannya semua data dukung yang ada dapat menjadi daya dukung KLA.
Karena sekarang kegiatan berlaku secara daring zoom, dari Dinas Kominfo bisa menyiapkan sarana prasarana yang diperlukan.
Asisten Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnandaka Tjatur mengatakan, terkait beberapa indikator APE dan KLA agar nanti dalam pelaksanaan pemaparan sesuai dengan yang diharapkan.
Termasuk penajaman-penajaman yang harus dicukupkan di dalam pengisian indikator.
Diharap semua Kepala OPD mencermati item per item. Manakala dalam item tersebut perlu ada penjelasan lebih detail apa yang perlu dilampirkan dapat dikonfirmasikan.
“Contohnya, disetiap item pertanyaan meminta data dukung Perda, Perbub, Surat Edaran dan sebagainya.”
“Maksudnya, apakah dalam suatu indikator memang harus ditolok ukurkan dengan Perda atau Perbup.”
“Ini harus kita tegaskan, karena semuanya tidak akan tertuangkan dalam suatu Perda.”
“Namun di satu sisi, indikator dalam skor penilaian manakala ada Perda maka mendapat tambahan skor lebih tinggi.”
“Padahal mekanisme itu tidak perlu ditetapkan dalam tataran Perda. Ini yang nanti harus kita samakan persepsi tentang hal seperti ini,” tegas Kusnandaka.
Dia meminta, untuk data dukung agar diperinci secara jelas sesuai pemikiran pembuat indikator.
Karena jika berbicara evaluasi, adalah pemikiran-pemikiran dari pengonsep indikator yang kemudian diimplementasikan dalam pelaksanaan.
“Goalnya adalah bagaimana regulasi yang mengatur hal tersebut bisa tercapai,” imbuh dia.
Kepala Dinas P3AKB, Anik Yuliarsih menyampaikan, hasil isian pada aplikasi dari hasil penilaian sudah mendapat skor bagus sampai penilaian tingkat utama.
Ini adalah penilaian mandiri dari Kabupaten Bojonegoro. Kategori KLA adalah Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA.
Urutan penilaian KLA antara lain 15 sampai dengan 2 April untuk memasukkan ke aplikasi.
Pada 5 sampai 23 April adalah verifikasi administrasi oleh tim Pusat. Sedangkan 27 sampai 29 April konsinyasi verifikasi akhir.
Untuk 3 Mei sampai 11 Juni verifikasi lapangan oleh tim, dan 15 sampai 17 Juni konsinyasi oleh Tim.
Aerta 21 sampai 25 Juni verifikasi final oleh tim dari kementerian dan 23 Juli saat Hari Anak Nasional akan diberikan penghargaan KLA.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kominfo Nur Sujito melaporkan terkait kesiapan mendukung APE yang telah dilakukan pihaknya dua tahun terakhir dan telah ada SK Focal Point Gender.
Terkait penganggaran untuk mendukung PUG ada 5 program, 8 kegiatan di tahun 2019 dan 2020 (sisi internal).
Dari sisi eksternal, pihaknya telah menyediakan aplikasi satu data yang mewadahi semua informasi dimasing-masing OPD.
Terkait hal itu diharapkan agar Bappeda mendorong forum satu data untuk dilembagakan.
Kemudian penyebarluasan PUG dan KLA melalui berbagai media yang dimiliki pemKab baik elektronik maupun non elektronik.
“Terkait fasilitasi verval dan sebagainya, kami siap memfasilitasi daringnya di bulan April, Juni dan Juli.” tutupnya. [P25].
![]()

Berita Lainnya
1xbet for Android account verification guide
OnlyFans Females: Complete Registration, Privacy & Discreet Billing Guide
Hottest OnlyFans Models Ranked – Ultimate Guide with Mobile Access Tips