Bojonegoro, Predikatnews [Jatim] – Pemkab Bojonegoro berhasil menempati urutan kedua di Jawa Timur.
Urutan itu sebagai capaian dari Pemutakhiran data berbasis SDGs desa.
Sebanyak 991.449 dari 1.301.635 penduduk telah menyelesaikan SDGs.
Program ini dicanangkan oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dengan tujuan pengumpulan serta pemutakhiran data sampai tahun 2030.
Machmuddin selaku Kepala Dinas PMD Bojonegoro mengatakan, instrumen penilaian di SDGs lebih mendetail dan mencakup semua lini dari individu, keluarga, warga dan desa.
“Sasaran pemutakhiran data tersebutlah yang membedakan antara FDGs dan IDM yang hanya berbasis data per desa.”
“Data ini nantinya dapat digunakan sebagai sumber dan tolak ukur kebutuhan desa.” ungkap Machmuddin.
Status Desa Mandiri di Bojonegoro pada tahun 2021 juga meningkat.
“Tahun 2020 ada 38 desa mandiri, tahun 2021 meingkat jadi 103 desa.”
“Total dari 419 desa rinciannya adalah sebagai berikut: 103 desa mandiri, 254 desa maju dan 62 desa berkembang” terang Machmuddin.
Machmuddin berharap, database ini nantinya bisa dijaga dan dikembangkan dengan baik.
Data analisis tersebut dapat dimanfaatkan oleh desa untuk mendorong program-program pembangunan desa yang lebih bermanfaat. [25].
![]()

Berita Lainnya
Fraksi Demokrat DPRD Tubaba Ikuti Bimtek Nasional dan HUT ke-25 Partai Demokrat
Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Mantan Napiter Lampung Ikuti Upacara dan Gelar Tasyakuran
Reses di Daya Sakti, Edi Anwar Siap Kawal Pembangunan Jalan Dan Kesejahteraan Mudin