SIBOLGA, Predikatnews (Sumut) – Dalam rangka mendukung dan memperkuat efek resonansi kampanye Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) Nasional, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sibolga, gelar Gernas BBI Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) Level Up (Naik Tingkat).
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Yenni Sopo Holong Sibolga, yang dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Aswin Kosotali bersama Sekdakab Tapteng, Yetty Sembiring, S.STP, MM dan Sekda Kota Sibolga, M. Yusuf Batubara, SKM, MM, pada Rabu (02/03/2022).
Dalam sambutannya, Aswin Kosotali menyampaikan bahwa Bank Indonesia terus mendukung upaya pengembangan dan digitalisasi UMKM di Indonesia. Hal ini dilakukan melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia/Gernas BBI yang merupakan flagship (produk unggulan) program Pemerintah, selain Gernas Bangga Berwisata Indonesia-aja (GBWI).
“Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) merupakan gerakan yang digalakkan oleh Pemerintah sebagai bentuk perhatian lebih pada produk UMKM asli dari Indonesia. Gernas BBI sendiri telah resmi dilaunching oleh Bapak Presiden RI, Joko Widodo sejak 14 Mei 2020,” kata Aswin Kosotali.
Aswin juga menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2021 telah terdapat lebih dari 14 juta UMKM yang mengimplementasikan QRIS dan nominal business matching mencapai lebih dari Rp388 miliar. Di samping itu, BI juga turut meningkatkan peran dari para pelaku ekonomi kreatif, sebagai arus baru dalam peningkatan perekonomian.
“Kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dengan tema UMKM Level Up ini merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari peluncuran program Push Rank (meningkatkan peringkat) UMKM 2022, Seminar dan Talkshow, Showcasing UMKM, dan berbagai macam lomba, seperti lomba Baprokal (Bangga Produk Lokal), Kurasi Produk GBBI, dan Reels Instagram QRIS Digital Payment dengan total nilai hadiah puluhan juta rupiah,” ungkap Aswin.
Dalam kegiatan tersebut, juga turut diluncurkan Program Push Rank UMKM 2022. Di mana program ini merupakan kelanjutan dari upaya Bank Indonesia yang selama ini terus melakukan pendampingan, pelatihan, serta pembukaan akses pasar dan akses permodalan UMKM.
Melalui program ini, diharapkan dapat menjadi pemicu atau trigger pada segenap instansi atau lembaga, baik vertikal maupun horizontal untuk menguatkan koordinasi dan membangun kemitraan dalam mengembangkan UMKM di wilayah Sibolga-Tapteng khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya. Karena Bank Indonesia hanya salah satu bagian dari komponen yang terlibat dalam upaya mendukung UMKM naik kelas.
Turut hadir dari Pemkab Tapteng dalam kegiatan tersebut, yakni Kabag Ekbang Setdakab Tapteng, Sekretaris BPKPAD Tapteng, Bappeda Tapteng, Dinas Kesehatan Tapteng, Dinas Kominfo Tapteng, Dinas Perindag Tapteng, Sekretaris dan Kabid Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UKM Tapteng, Pendamping UKM Tapteng, serta 25 orang Pelaku UKM di Tapteng.(Abdul)
![]()

Berita Lainnya
Presiden Prabowo Nobar Bersama Warga Korban Banjir di Tapsel
PN Medan Tolak Gugatan Kekayaan Intelektual Oleh Oknum Terhadap IWO
Kodam I Bukit Barisan Amankan 10 Pelaku Peredaran Sabu