Tubaba,Predikatnews.com – Dampak kurangnya suplai air, ribuan hektar sawah di tumi jajar,Tulang bawang barat , Propinsi Lampung terancam gagal panen akibat kekeringan.
Hal itu dikeluhkan Santo salah satu petani di kelurahan Daya murni yang sawahnya kekurangan suplai air karena pembagian airnya seminggu sekali,dikatakanya untuk wilayah kelurahan Daya murni terdapat 3 pintu bagi air untuk mengaliri sekitar kurang lebih 530 hektar sawah ,dan 3416 hektar sawah di kecamatan Tumijajar yang mendapat suplai air dari bendungan way rarem dengan sistem bergilir seminggu satu kali,keluhnya.
Dia berharap kondisi ini mendapat perhatian dari pemerintah khususnya pihak Balai besar propinsi Lampung agar petani tidak merugi akibat gagal panen, karena mereka bergantung dengan menanam padi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluaraga,harapnya.
Masih menurutnya,saat minta informasi kepada petugas balai besar yang ada dilapangan,Tidak maksimalnya,suplai air tersebut akibat dari banyak gulma/ Rumput menjalar yang menyumbat saluran Induk/Primer irigasi way rarem,pungkasnya.(Rd)
![]()

Berita Lainnya
Hasil Rapat Deadlock, Buay Bulan Bersatu Akan Duduki Lahan PTPN 1
Pemkab Tubaba Pastikan Pertemuan Buay Bulan Bersatu dengan PTPN Dijadwalkan Pekan Depan
Mediasi B3 Dan PTPN 1 Regional VII Unit Usaha Bunga Mayang Mulai Ada Titik Terang Penyelesaian