Predikatnews.com

Cepat dan Akurat

Bupati Tulang Bawang Kukuhkan Ketua BAZNAS

Tulang Bawang, Predikatnews.com, –
Pengukuhan Rudi Djalal sebagai Ketua Badan amil zakat nasional ( baznas) Kabupaten Tulang Bawang oleh Bupati Drs. Qudrotul Ikhwan. Sebelumnya ia menjabat Wakil Ketua menggantikan Zaenul Mustofa, M.pd. Kegiatan berlangsung di aula Rumah dinas Bupati Kabupaten setempat dan dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Provinsi. Selasa, ( 9/6/26).

Rudi djalal Ketua Baznas Tulang Bawang, menyampaikan ucapan trimakasih kepada masyarakat atas kepercayaan kepada Baznas, dan semoga mampu menjalan amanah sebaik-baiknya. ” Kepada masyarakat terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Baznas tulang bawang, kepada bapak Bupati terimakasih semoga amanah yang diberikan kepada saya dapat saya kerjakan sebaik-baiknya, semoga Allah, SWT senantiasa membimbing dan memberikan kekuatan kepada kami (Baznas), “ucapnya singkat.

Awal Sambutan Ketua Baznas Provinsi, DR. Drs. Iskandar Zulkarnain, menyebut Baznas ini adalah milik pemerintah jadi yang melantik harus Pemerintah setempat yaitu Bupati. Dan harus dapat bersinergi dan setiap penyarularan zakat harus tepat sasaran. “Waktu kemarin Baznas Provinsi Lampung sudah membantu bedah rumah di Menggala selatan, Menggala dan Rawa Jitu Selatan dan karena zakat yang disalurkan adalah zakat ASN Provinsi dan saya sudah lapor pak Gubernur dan disambut baik, “ungkapnya.

” Baznas provinsi dengan baznas kabupaten terbagi dua yaitu pembinaan dan pengelolaan penyaluran tepat sasaran”

Lebih lanjut Baznas provinsi sedang mengencarkan pemberdayaan pondok pesantren ( ponpes), pabrik tempe yang merupakan salah satu program baznas provinsi untuk dapat lebih produktif.

“Jadi pak Bupati kami berharap, ini harus dikawal juga kita nanti shering dananya dan tepat sasaran, sehingga akan tambah lagi ponpes-ponpes yang memproduksi tempe dan merupakan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. ” Ujar Ketua Baznas Provinsi.

Pada kesempatan itu juga, Ketua Baznas Provinsi juga menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat akan melaunching program “santri hafidz qur”an” diharapkan setiap desa mempunyai minimal 1 hafidz qur’an. Ini menjadi program GubernurGubernur diharapkan UPZ (unit pengumpul zakat) dapat di hidupkan.

“jadi Pak Bupati, diharapkan UPZ Desa dapat segera dihidupkan, karena kita akan mencari santri-santri yang berminat untuk menyesuaikan dan megembangkan diri sebagai penghafal qur’an lama waktunya (3) tiga tahun dananya bersumber dari zakat yang terhimpun.”ucapnya berpesan.

Sebelum mengakhiri sambutannya Ketua Baznas Provinsi juga meminta kepada Ketua Baznas Tulang bawang dapat berkoordinasi lebih intensif sehingga program- program produktif Baznas dapat memberikan hasil nyata.

“Terhadap program zakat produktif ini saya minta pak Rudi Ketua baznas yang baru dapat berkoordinasi lebih intensif supaya disiapkan ada pendampingan supaya nanti hasilnya nyata dan menunjukkan komitmen baznas dari zakat ASN yang disetorkan ke Baznas itu bergulir tersalurkan dan produktif, “ucap Iskandar memberi arahan.

Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, dalam sambutannya tegas menyampaikan, bahwa Zakat itu wajib, yang tidak bayar zakat tahan TPPnya, hak ASN itu hanya 2, hak Gaji dan cuti, selain itu kewajiban.

“Sehingga warga kita yang tidak memeiliki kemampuan dapat terbantu dari zakat yang terhimpun melalui baznas, “ujarnya tegas.

“Mohon kiranya baznas kepada ketua yang baru untuk meningkatkan pengembangan zakat produktif di kabupaten Tulang bawang, kepda ketua Baznas provinsi kiranya baznas di Tulangbawang dapat di bimbing sehingga peningkatan pengembangan zakat produktif dapat berjalan optimal.

“Semoga Baznas ini menjdi lokomotif penggerak usaha rakyat dan menjadi program peningkatan perekonomian bagi masyarakat kurang mampu dan kedepan semua lembaga pendidikan tinggat SMP, bagi penerimaan siswa baru (muslim) harus mampu membaca al,Qur’an tulisan Arab. Jika tdk bisa jangan diterima di SMP Negeri, “ujar Bupati Qudrotul Ikhwan.
(Sanjaya).

Loading

Verified by MonsterInsights