LAMPUNG UTARA, Predikatnews — Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) kini menjadi pilar utama dalam pengelolaan satuan pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Lampung Utara. SPMI merupakan kegiatan sistemik yang dilaksanakan secara mandiri oleh sekolah untuk menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan secara berencana, terukur, dan berkelanjutan .
Sesuai Permendikdasmen No. 21 Tahun 2026, setiap satuan pendidikan wajib melaksanakan SPMI dengan tujuan memenuhi bahkan melampaui Standar Nasional Pendidikan (SNP). Di tingkat SD, SPMI dijalankan melalui siklus berkelanjutan yang terdiri dari enam tahapan utama: Menetapkan, Memetakan, Merencanakan, Melaksanakan, Mengevaluasi, dan Mengendalikan standar mutu .
Kepala Sekolah Dasar Negri 03 Karya Sakti , Abung Surakarta,Yulia Kristina Yuda,S.Pd,SD dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa SPMI bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan cermin bagi sekolah untuk mengenali kekuatan dan kelemahan secara jujur berbasis data.
“Kami tidak lagi menebak-nebak apa yang perlu diperbaiki. Dengan SPMI, kami menganalisis data Rapor Pendidikan, hasil asesmen, hingga kinerja guru, lalu menyusun langkah perbaikan yang jelas dan terukur,” paparnya, jum’at (2/10/2026).
Hal itu juga di ungkapkan oleh narasumber ,Kurniawan,M.P.selaku fasilitator Daerah,bahwasanya Penerapan di Tingkat SD
Dalam pelaksanaannya, sekolah membentuk Tim Penjaminan Mutu yang terdiri dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan perwakilan komite sekolah . Prinsip utama yang dipegang: Objektif berbasis data, Transparan, Akuntabel, Komprehensif, Partisipatif, dan Berkelanjutan.
Hasil pemetaan mutu kemudian dituangkan ke dalam Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS), sehingga setiap perbaikan teralokasi dan terwujud dalam kegiatan nyata di kelas maupun lingkungan sekolah.
Manfaat dan Tantangan
Diterapkannya SPMI, kedepanya sekolah mampu
Mengetahui capaian aktual dibanding standar yang diharapkan,
Menemukan akar masalah dari data yang sahih,
Menyusun prioritas perbaikan yang tepat sasaran,
Mendorong budaya mutu di seluruh warga sekolah,pungkasnya.(rd)
![]()

Berita Lainnya
Pelatihan Vokasi Kemnaker di BLK Way Abung, 32 Peserta Lulus
Kwarcab Pramuka Lampung Utara Gelar KMD 2026 Di Kwaran Abung Surakarta
Satu Warga Tewas, Saat Membakar Lahan Pertanian