Bojonegoro, Predikatnews [Jatim] – Sejumlah pengrajin tahu dan tempe di Bojonegoro akhir-akhir ini mengeluh harga bahan dasar kedelai.
Untuk menjawab keluhan itu, Pemkab Bojonegoro memberi subsidi bagi pengrajin tahu dan tempe.
Dari hasil koordinasi, pihak pemkab akan menggelontorkan subsidi kedelai pada 147 pengrajin tahu dan tempe.
Langkah itu diambil sebagai bukti perhatian pemerintah daerah pada industri tahu dan tempe.
Sebab, berdasarkan data Dinas Pertanian harga kedelai impor naik menjadi 12 ribu rupiah.
“Waktu pelaksanaan masih rencana. kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Pertanian, dan BPR.”
“InsyaAllah, pemkab akan menjawab keluhan dan memberi subsidi bahan baku,” ucap Anna Mu’awanah.
Dalam dua bulan ini (Juni-Juli), sudah mendata dan saling bersinergi dengan para pengrajin di Kelurahan Ledok Kulon, Kota Bojonegoro.
Keluhan tersebut lalu ditindaklanjuti oleh pemkab dengan menggelar rapat bersama.
Hasilnya, pihak pemkab akan menggelontorkan 267 juta rupiah untuk subsidi kedelai.
“Rerata, satu pengrajin akan mendapatkan kurang lebih 1,8 juta rupiah subsidi kedelai.” tutup Anna Mu’awanah. [25].
![]()

Berita Lainnya
Korem 081/DSJ Targetkan 2.145 Koperasi Merah Putih Terbangun di Wilayah Teritorial
Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra Ajak Prajurit Jauhi Judi Online dan Jaga Etika Digital
Pengamanan Humanis TNI–Polri Pastikan Keamanan Wisatawan Pantai Prigi